Kamu harus menikah dengan dia
kamu harus tetap menikah
kamu harus menikah dengan pilihan ayah
dengan DATUK MARINGGIH
Mungin bukan ayahmu yang salah, juga mungkin bukan karna datuk maringgih, tapi mungkin kau terlalu cantik, terlalu menawan, dan terlalu anggun, dan pantas untuk di cintai semua oranag, itulah kesahanmu. yang mungkin tidak akan pernah bisa kau benahi.
Kau memang bukan wanita penggoda, tapi senyummu yang ambigu membuat orang liar menafsirinya, seperti dulu aku tertipu oleh senyummu, kau memang tidak tebar pesona tapi mengapa kau tidak membatasi semua itu.
biarlah semua telah berlalu, dan semoga kau bahagia mendapat keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.
yang aku tahu sekarang memang benar cintaku lebih besar dari mu, yang aku sesali kau tidak memperjuangkan rasa ini dengan sungguh-sungguh, dan yang aku sesali lagi kau memang pecundang cinta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








9 Maret 2009 pukul 09.06
komen...apaan yah.....????
hmmm.....
sebenarnya cewek ingin melakukan hal yang sama terhadap cintanya...
tetapi apalah arti cinta jika kebahagian orang tua lebih penting (mungkin itu yang ada di benaknya pada saat itu...)
sudah lah wahai kawanq...
jangan cinta mu ini melebihi cinta mu kpd ALLAH...
km kan tau ALLAH Maha Pencemburu!
jika dia bahagia dengan pilihannya, dukung lah dia dari jauh...
cinta memang tdk harus memiliki...bukan?
yang penting kamu mencintai dia dengan tulus...
dia pasti akan merasakan ketulusan itu...
29 Oktober 2009 pukul 21.52
setahuku nang novel asline ra ono kutipan iki, iki pasti kutipan perasanaan aslimu yo ul?? nelongso ditinggal pacarmu kawin karo wong liyo hehehe