perlukah boikot?

BOIKOT ?

Seringnya memboikot menjadi alternatif untuk menekan suatu negara dengan kebijaksanaannya yang kontroversial, atau hanya untuk suatu negara melakukan sesutu, berbagai peristiwa lintas negara telah terjadi dan isu pemboikotan sering sekali muncul menjadi alternatif permasalahan yang ada, bahkan ada yang berkata bahwa pemboikotan adalah cara orang pinggiran ( rakyat biasa ) ber-aspirasi, setelah pemerintah tidak melakukan hal yang konkrit pada aspek diplomasi pada permasalahan yang ada / tidak adanya efeck dari hasil diplomasi pemerintah, meskipun putusan pemboikotan itu akhirnya di lakukan oleh pemerintah.
Akhir-akhir ini terjadi demo besar-besaran di malaysia akibat dari peperangan yang terjadi di Gaza, demo pemboikotan produck amerika malai dari Starbucks, McDonald's dan coca-cola. bahkan pihak coca-cola ketir-ketir terhadap situasi yang ada, dan pihak Coca-cola malaysia mencoba untuk memberikan pertibangan kepada pemerintah malaysia sebagai berikut :
jika pemboikotan terjadi maka perekonomian malaysia akan terganggu dengan dalih bahwa di perusahaannya ada 1700 warga malaysia sendiri, dan 60 persennya dari pegawainya adalah muslim.
secara personal saya tidak setuju sekali dengan obsi yang menawarkan pemboikotan sebagai solusi untuk menekan suatu negara, coba kita perhatikan dengan bijak dampak dari apa yang akan menimpa suatu negara jika pemboikotan itu di lakukan, penganggurang akan bertambah dan akan di ikuti dengan bertambahnya kejahatan, dan solusi pemboikotan di rasa kurang rama pada dunia usaha, ada baiknya jika audit keungan suatu perusahaan itu di libatkan, atau dengan kata lain penahanan laba untuk tidak di setorkan kepada perusahaan pusat, untuk labanya buat apa? saya rasa cukup teknis dan kondisional, atau lebih sederhanaya lagi di buat seperti perusahaan lokal untuk sementara, saya rasa cukup efektif dari pada kita turun kejalan, yang belum pasti di dengar oleh negara yang bersangkutan,

Secara pribadi ingin mengatakan sebaiknya isu-isu negara jangan di rubah menjadi isu dunia usaha


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

2 Response to "perlukah boikot?"

  1. Ahmad Noufal says:
    10 Januari 2009 pukul 16.23

    eh bang itu judulnya bener tah,, berlukah boikot apa perlukah boikot hi hi hi hiiii.... eits tapi oke men, jiwa kemanusiaan lu keren juga...

  2. Gita Pratama says:
    13 Januari 2009 pukul 10.26

    hahahaha... kau taulah. satu suara tak mampu untuk mencoret-coret papan "putih" sebesar dunia.
    Hidup Boikot..!!!
    awal mula terjadi tindak kriminal pun karena tidak mampu menyampaikan suara.

    apa kau mampu?? dengan suaramu yg kecil itu?